INFORMASI

YAYASAN PERGURUAN SUTOMO MEDAN sampai saat ini tidak mendirikan atau mengelola UNIVERSITAS apapun, jadi hanya mulai dari PG-TK-SD-SMP-SMA saja. Jika ada pihak-pihak diluar yang mengatasnamakan YAYASAN PERGURUAN SUTOMO dalam mengelola UNIVERSITAS itu jelas bahwa pihak-pihak tersebut bukan dari YAYASAN PERGURUAN SUTOMO.  Demikian disampaikan agar maklum.

Yayasan Perguruan Sutomo Medan membutuhkan tenaga staf yang bermutu dan profesional untuk menempati posisi BP (Badan Penyuluhan)
Dengan persyaratan sebagai berikut :
1. S1 sesuai dengan jurusannya
2. Mengerti kurikulum pendidikan
3. Mempunyai pengalaman minimal 1 tahun di lembaga formal maupun pelatihan.
Surat lamaran dilengkapi dengan :
Daftar Riwayat Hidup,
Fotocopy KTP,
Pas photo berwarna uk 3x4 sebayak 2 lembar.
Fotocopy Ijazah dan Daftar Nilai SMA dilegalisir cap basah,
Fotocopy Ijazah dan Transkip Nilai terakhir dilegalisir cap basah,
Fotocopy Sertifikat untuk mendukung posisi yang dilamar (jika ada),
Lamaran dikirimkan ke :
“HRD YAYASAN PERGURUAN SUTOMO”
Jl. Letkol Martinus Lubis No. 7 Medan
Siswa-siswi Yayasan Perguruan Sutomo  kembali mengukir prestasi di Olimpiade Sains Nasional Tahun 2017
 
Olimpiade Sains Nasional Tahun 2017 berlangsung di Pekan Baru, Riau dari tanggal 2 sampai tanggal 8 Juli mempertandingkan berbagai bidang keilmuan di tingkat SD, SMP dan SMA.
Prestasi yang dicapai pada Olimpiade Sains Nasional Tahun 2017 oleh siswa-siswi antara lain :
1 Medali Emas bidang Astronomi SMA atas nama siswa Ian Sebastian
2 Medali Perak bidang Biologi SMA atas nama siswa Alfred Patisennah
3 Medali Perunggu bidang Astronomi SMA atas nama siswa Derico Pratama
4 Medali Perunggu bidang Matematika SMA atas nama siswa Jeff Ivanos Gana
5 Medali Perunggu bidang Komputer SMA atas nama siswa Alvin Hariman
6 Medali Emas bidang Matematika SMP atas nama siswa Valentio Iverson
7 Medali  Perak bidang IPA SMP atas nama Wilsen Chandra Putra
8 Medali Perunggu bidang IPA SD atas nama Fritzie Swiegl Lee
 
Selamat atas prestasi yang membanggakan yang telah diraih oleh siswa-siswi Yayasan Perguruan Sutomo Medan! Prestasi ini sekiranya dapat memacu siswa-siswi lainnya untuk terus berprestasi di masa yang akan mendatang. Bravo Sutomo !
 

hut59Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 59 Yayasan Perguruan Sutomo ber­lang­sung sangat meriah. Para siswa dan guru saling berpartisipasi mengisi acara. Kemeriahan semakin lengkap tatkala, Ketua Umum Ikatan Alumni Sutung/Sutomo, Supandi Kusuma bersama pengurus lainnya ikut hadir.

Kepala SMA Sutomo 1 Medan, Ir. Khoe Tjok Tjin mengatakan, perayaan HUT Yayasan Perguruan Sutomo dirangkaian dengan menggelar Pekan Prestasi Siswa Sutomo 1 dan telah menjadi agenda rutin dengan tujuan menjalin kerjasama dan membangun sikap sportif para siswa untuk menca­pai prestasi yang tinggi di semua segi ke­hidupan, baik akademis, seni, olah­raga dan kreativitas lainnya.

“Setiap siswa, setiap kelas, setiap tingkatan berlomba-lomba dan berusaha keras mencapai prestasi untuk menjadi yang terbaik dalam setiap persaingan sehingga menjadi kebanggaan tersendiri baik individu, kelompok maupun kelasnya,” katanya.

Di bidang akademis, dan ilmu pe­ngetahuan. Patut dibanggakan, pres­tasi siswa-siswi Sutomo telah meng­ha­rumkan nama sekolah, mem­bang­gakan kota Medan, provinsi Sumatera Utara bahkan sanggup mengibarkan panji-panji merah putih di kancah interna­sional.

“Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan siswa-siswi yang turut berpartisipasi dalam kegiatan Pekan Prestasi Siswa Sutomo 1 karena hari ini di­berikan penghargaan bagi para pe­me­nang, para jawara yang berjuang dalam berbagai bentuk perlombaan yang diselenggarakan di Sutomo,” ucap Khoe Tjok Tjin.

Dia menambahkan, awal tahun 2017, Su­tomo 1 telah meluncurkan bulletin di­gital yang diberi nama E-Buletin Su­tomo. Tujuannya adalah sebagai media informasi resmi semua ben­tuk kegiatan sekolah kepada siswa Sutomo 1 Medan. Selain itu, penerbitan E-Buletin Sutomo juga untuk melatih siswa-siswi Sutomo agar lebih terampil dalam kegiatan menulis dalam bentuk apapun.

Selengkapnya...

Akhirnya, kerinduan berkarya dan berprestasi yang tertunda sekian lama terwujud dalam terbitan bulletin digital yang mungkin lebih popular disebut sebagai E-Bulletin. Berbagai cerita; suka dan duka tercatat dalam angka-angka perjalanan waktu yang terlewat. Ada kisah duka berselimut derita, ada kisah suka penuh canda ria dan bertabur permata. Tahun 2017 adalah titik awal terbitnya E-Bulletin Sutomo yang kita cintai. Semoga akan terus eksis hadir menyuguhkan berbagai kisah sekolah dan segala aktivitasnya.

Pembaca yang budiman, E-Bulletin Sutomo hadir dengan format digital yang mudah diakses sebagai bentuk kepedulian sekolah terhadap perkembangan teknologi informasi yang semakin tak terbendung. E-Bulletin Sutomo akan menyajikan informasi resmi semua kegiatan sekolah kepada seluruh siswa. Selain itu, E-Bulletin Sutomo memiliki misi khusus bagi perkembangan minat dan kemampuan siswa agar lebih terampil dalam menulis baik artikel maupun liputan berita.

Beberapa tahun belakangan ini memang, media cetak mengalami kemunduran akibat maraknya media digital. Kami sangat menyadari, secara eksistensi, teknologi digital   telah menyebabkan informasi daring (online) yang luas sehingga memudahkan siapa pun mengakses berbagai informasi, termasuk  eksisitensi siswa dan seluruh bentuk aktivitasnya secara tidak terbatas. Akan tetapi, perlu diingat bahwa dalam hal berkarya, misalnya untuk karya sastra, rasanya bagi seorang penulis tidaklah afdol kalau karya hanya hadir dalam media digital. Seorang penulis akan lebih senang kalau karyanya juga hadir dalam media cetak. Oleh sebab Itu,kami membuat terbitan E-Bulletin Sutomo dalam versi digital dan versi cetak sebagai bentuk publikasi karya siswa Sutomo.

Pada terbitan awal ini, E-Bulletin Sutomo hadir untuk mempublikasikan  berbagai kegiatan sekolah yang berlangsung di sekitar Sutomo terutama liputan Pekan Prestasi Siswa-Siswa Sutomo (P2S1) yang berlangsung setiap tahun. Namun, kami juga mencoba memuat beberapa  tulisan dari para penyumbang tulisan bersifat artikel, karya sastra, dan liputan kegiatan sekolah. Oleh karena itu, pada terbitan berikutnya  kami sangat berharap bukan hanya siswa yang terlibat dalam pengisian tulisan dan liputan untuk E-Bulletin Sutomo, melainkan juga guru dan seluruh tenaga kependidikan di Sutomo turut terlibat. Sehingga hadirnya buletin Sutomo dapat dijadikan  sebagai alternatif media informasi  di sekolah yang sangat kreatif.

Dirgahayu Sutomo!
Selamat dan sukses untuk E-Bulletin Sutomo.
Baca selengkapnya E-Bulletin Sutomo di http://sutomo-mdn.sch.id/bulletin
Salam,
Kepala SMA Sutomo I Medan
Ir. Khoe Tjok Tjin

SISWA SMA Sutomo 1 Me­dan kembali meng­harum­kan nama Indo­nesia di ajang inter­nasional. Kali ini, Jofiandy Leonata Pra­tama siswa kelas XII MIA 03 berhasil me­raih medali pe­rung­gu pada 10th Inter­na­tional Olympiad As­tro­nomy and As­trophysics (IO­AA) pada 9-19 De­sem­ber di Bhu­banes­war, India.

Demikian di­sam­paikan Ke­pala SMA Sutomo 1 Medan, Ir. Khoe Tjok Tjin didam­pingi Jo­fian­dy di ruang kerja ke­pala sekolah, Jalan Let­kol Martinus Lu­bis Medan, Ra­bu (21/12). Di ajang ini tim nasional Indonesia berhasil meraih 4 medali perunggu dan 1 medali perak.

Jofiandy me­ngatakan, ke­ikut­sertaan di ajang internasional tidak terlepas dari ta­hapan seleksi di sekolah untuk mengi­kuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) di tingkat kota, provinsi dan nasional. Berhasil men­jadi utusan provinsi, dirinya pun meraih medali perunggu pada OSN 2015 di Yogyakarta.

 

Selengkapnya...

TIGA siswa SMA Sutomo tergabung pada tim Sutomo 1 INVOKER berhasil menjadi juara I pada Indonesian Robotic Olympiad (IRO) di Surabaya pada 2-3 September 2016. 

Demikian disampaikan Kepala SMA Sutomo 1, Ir Khoe Tjok Tjin didampingi ketiga siswa yang membawa harum nama Sutomo, Kevin Putra, Fernando Rusli dan Steven kepada Analisa di Yayasan Perguruan Sutomo 1 Medan, Jalan Kolonel Martinus Lubis Medan, Selasa (6/9). 

Tim Sutomo berhasil mengalah tim-tim lain seperti Garuda Kencana dari Bali, REC PB 02S (Jakarta), AEA Robot (Bandung), Sampoerna Discoverer (Medan), REC PB 01S (Jakarta) dan CYBORG LIFE (Surabaya). Nilai yang diraih mencapai 300, sementara lawan-laannya hanya meraih 240 bahkan ada yang 70. 

 

Khoe Tjok Tjin  mengapresiasi prestasi anak didiknya yang meraih juara I IRO di Surabaya. Prestasi tidak terlepas dari pembinaan yang dilakukan sekolah. Bahkan, setelah dilakukan perombakan manajemen, ekskul Robotik SMA Sutomo 1 Medan melejit dengan meraih prestasi nasional dua tahun berturut-turut sejak 2015 dan 2016. 

Menurutnya, ekskul Robotik sangat diminati anak-anak dan yang mengikuti mencapai dua kelas terdiri dari kelas dasar dan lanjutan. Ke depan, ekskul akan ditingkatkan sampai bisa merancang robot sendiri. Ekskul ini manfaatnya sangat baik untuk masa depan. Apalagi, anak-anak sekarang tidak suka terhadap pekerjaan berat melainkan kerja-kerja yang mengandalkan otak dan berhubungan dengan IT. “Ekskul robot tepat dan siswa menemukan dunia mereka,” katanya. 

Kevin Putra bersama Fernando Rusli dan Steven mengatakan, sebelum prestasi nasional. Tim berhasil meraih juara di tingkat regional yakni Sumatera Utara. “Saat itu, ada Robotic Competition For School (RCS) yang diadakan di Mikroskill dan meraih juara I. Dari hasil ini, diikutsertakan pada IRO dan juga berhasil meraih yang terbaik. Rencananya, akan mengikuti kompetisi robotik dunia yang akan diselenggarakan di India,” katanya.  

Selengkapnya...

siswa sutomoSiswa SMA Sutomo 1 Medan kem­bali mengukir prestasi inter­na­sio­nal dan mengharumkan na­ma Indo­nesia.

Prestasi kali ini meraih me­dali perunggu pada Olimpiade Biologi Internasional ke 27 di Hanoi, Viet­nam yang digelar 17-24 Juli 2016.

Demikian disampaikan Kepala SMA Sutomo 1 Medan, Ir. Khoe Tjok Tjin kepada Analisa di ruang ker­janya, di Jalan Let­kol Martinus Lu­bis No 7 Medan, Kamis (28/7). Dia men­jelas­kan, siswa Sutomo yang meraih prestasi interna­sio­nal yakn­i Andrea Laurentius. Saat ini du­duk di kelas III dan merupa­kan anak yang pintar karena me­mang ma­suk dalam ke­las aksele­rasi. “Saat ini Andrea Laurentius be­lum kembali masih di luar negeri. Tetapi, infor­masi kemena­ngan sudah diberikan ke­pada sekolah,” ucapnya.

Khoe Tjok Tjin mengatakan, Ya­ya­san Perguruan Sutomo sa­ngat ber­syukur dengan prestasi inter­nasional ini dan mem­buk­tikan SMA Sutomo 1 tetap men­ja­di andalan tim na­sional dan se­tiap lomba menjadi perhitu­ngan dunia internasional.

“Keikutsertaan Andrea Lau­ren­­tius ke ajang olimpiade Biologi inter­nasional tidak terlepas dari prestasi ber­jenjang yang dia raih. Awalnya, meraih prestasi ONS tingkat Kota Medan, Provinsi dan pada OSN tahun 2015 di Yogya­karta.

Saat itu, Andrea me­raih medali perunggu. Tetapi saat pem­binaan An­drea me­nun­juk­kan bukti men­jadi terbaik dan men­jadi tim Indo­nesia,” katanya.

Dijelaskannya, Andrea Lau­rien­­tius dipanggil untuk mengi­kuti pembinaan. Mulai dari 16 be­sar, 8 besar sampai menjadi 4 be­sar dan Hasilnya, cu­kup meng­gem­birakan. Mampu membawa harum nama Indonesia.

Sebelumnya, guru biologi SMA Sutomo 1, Arif menga­ta­kan, di SMA Sutomo 1 adalah klub pembinaan OSN. Ada se­ki­tar 60 siswa yang bergabung. “Siswa yang bergabung akan di­ikut­sertakan mengikuti OSN mulai dari tingkat kota, provinsi dan nasional. Mereka pengganti para se­nior yang sudah berprestasi di tingkat internasional,” katanya.

Pembinaan yang dilakukan, awal­nya seminggu sekali dan di­lan­jutnya jika mendekati per­lom­baan dua kali seminggu. “Prestasi Andrea Laurien­tius tidak terlepas sejak duduk di SMP dan terus di­bina sehingga bisa meraih pres­tasi inter­na­sional,” ucap­nya.

PENTAS seni dan kreativitas SD Sutomo 1 tahun pelajaran 2015-2016 berlangsung meriah.

 

Acara dibuka dengan pementasan tari. Selanjutnya diisi sambutan kepala sekolah, dan duet lagu ‘Mama’oleh Jason Presley Salim dan Kenji Marcius diiringi Ballet Audrey A Kholin.

Acara semakin meriah, ketika pihak panitia membaca pengumuman untuk lomba puisi Mandarin kelas I dan II (A dan B) serta pesan berantai Mandarin kelas V dan VI.

Ada juga penampilan juara Puisi Mandarin dan demo sains SD Sutomo 1 yakni kulit telur anti pecah. Acara dilanjutkan dengan pengumuman lombaEnglish Story Telling, menari Tor-Tor, dan pembacaan puisi Guru diiringi lagu Medie.

Para murid juga menampilkan drama musikal; Arti Sahabat dan dilanjutkan pengumuman lomba Spelling Bee dan lomba bulu tangkis. Acar diakhiri dengan menyanyikan ‘Cinta Untuk Mama’ dan We Are the World.

Pada kesempatan itu, Kepala SD Sutomo 1, Bu Helen dan Wakil Kepala Sekolah, Bapak Zulkarnaen Siregar menyerahkan hadiah kepada para pemenang.

Bu Helen mengatakan, pentas seni dan kreativitas ini mengusung tema ‘Kebersamaan’ dan merayakan Ibu Internasional.

“Sebelumnya ada kegiatan lomba, seperti lomba bahasa Inggris, Mandarin, Komputer dan Desain. Tapi, yang dibagikan hadiah yakni terkait bahasa dan olahraga khususnya Bulu Tangkis,” katanya.

Menurutnya, perlombaan ini disesuaikan ada yang untuk murid kelas I dan ada juga untuk murid yang kelas VI atau kelas lainnya. “Semua kegiatan ini diikuti karena para murid sebelumnya sudah tergabung dengan ekskul seperti ekskul olahraga dan non olahraga. Untuk non olahraga yakni kesenian dan ilmu pengetahuan seperti matematika dan IPA sedangkan kesenian, menari, melukis dan lain,” katanya.

Dia mengakui, pentas seni ini dilaksanakan rutin untuk mengasah bakat siswa.