INFORMASI

YAYASAN PERGURUAN SUTOMO MEDAN sampai saat ini tidak mendirikan atau mengelola UNIVERSITAS apapun, jadi hanya mulai dari PG-TK-SD-SMP-SMA saja. Jika ada pihak-pihak diluar yang mengatasnamakan YAYASAN PERGURUAN SUTOMO dalam mengelola UNIVERSITAS itu jelas bahwa pihak-pihak tersebut bukan dari YAYASAN PERGURUAN SUTOMO.  Demikian disampaikan agar maklum.

Basket

Tim basket putri Alumni Sutomo melakukan lawatan pertandingan persahabatan ke Bangkok, Thailand pada 10-15 September mendatang.

Rombongan berjumlah 15 orang. Mereka akan melakonin tiga pertandingan uji coba selama berada di Bangkok.

Salah satu pertandingan adalah melawan salah satu tim tangguh di sana, Kasikorn yang diperkuat dua mantan pemain nasional yunior Thailand.  Sedangkan untuk dua pertandingan lainnya akan melawan tim mahasiswi setempat.

Tim putri Alumni Sutomo merupakan tim juara Kompetisi Perbasi Kota Medan tahun 2013 dan 2014 itu akan dipimpin manajer tim Herlina Arifin, asisten manajer tim Succy Winata, penasehat tim Lily Sarlim dan Yosin Anggusti serta pelatih Sufia.

Sedangkan pemain antara lain Widiawaty, Sunny Santoso, Elisa, Elviani Jingga, Riska Tentunata, Shirley, Dahliana, Irene Arifin, Widalicin, Raisa dan Jenny.

Para pemain yang tergabung di dalam klub Alumni Sutomo putri itu merupakan mantan pemain Sumut yang pernah tampil di berbagai event nasional antara lain Pekan Olahraga Pelajar (Popwil) se-Sumatera, Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas), Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) se-Sumatera dan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Manajer tim Herlina Arifin mengharapkan komunitas tim yang mendapat dukungan dari Animo 91, Anam Koto, Family Fitness dan Mahkota Group itu dapat memberikan motivasi buat pemain muda Kota Medan dan Sumut

Tim basket siswa kelas XII SMA Sutomo 1 meraih juara Turnamen Piala Anam Koto 2014 yang berakhir Kamis (3/4) di GOR Samudera Jalan Masjid/Pancing Medan Estate.

Pada lagi akhir kemarin, SMA Sutomo 1 tampil tidak terkalahkan usai mencatat kemenangan ketiga atas SMA Methodist 2 dengan skor 60-57. Dengan hasil itu, SMA Methodist 2 menempati peringkat ketiga. Posisi kedua ditempati  SMA Methodist Binjai yang pada pertandingan pertama kemarin unggul atas SMA Sutomo 2 dengan angka 60-41.

Tim SMA Sutomo1 yang dibesut manajer tim Drs Johan Arifin, pelatih Suwandy serta asisten Suheilman Salim itu diperkuat pemain antara lain Giovanni, Frederick Wijaya, Albert Wijaya, Andrew HW, David, Davin, Fernando, Tommy, Idden dan  Jackey.

Turnamen basket antar pelajar yang dikhususkan untuk siswa kelas XII yang digagas dan digelar oleh perusahaan kelapa sawit Anam Koto merupakan program CSR yang mengambil tema "CSR support for youth basketball".  

Acara penutupan kejuaraan ini ditandai dengan makan malam bersama seluruh tim peserta di Lucky King Medan.

Ketua Pengprov Perbasi Sumut Mathias Huangdinata SH menyampaikan apresiasi kepada perusahaan Anam Koto yang menggelar kegiatan ini melalui program CSR nya.

Sementara Ketua Dewan Kehormatan Perbasi Sumut dr Sofyan Tan yang juga hadir dalam acara penutupan mengharapkan kegiatan ini dapat digelar berkesinambungan setiap tahun, sehingga dapat diagendakan menjadi kegiatan rutin basket tingkat pelajar di daerah ini.

“Apa yang dilaksanakan Anam Koto dalam mendukung kegiatan olahraga di kalangan remaja dan pelajar ini menjadi contoh bagi perusahaan-perusahaan lainnya di daerah Sumatera Utara karena dengan melaksanakan kegiatan positif dikalangan pelajar dan remaja ini, berarti telah mengurangi kesempatan para remaja dan pelajar tersebut untuk beraktifitas didalam kegiatan negatif lainnya,” ujarnya.

CEO Anam Koto, Buyung Chan menyebutkan, kegiatan ini menyampaikan terima kasih kepada Perbasi dan segenap panitia pelaksana serta para peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan yang digelar ini. Pihaknya akan terus mendukung program Perbasi daerah ini, khususnya dalam pembinaan pemain usia dini.

Para juara masing-masing mendapatkan piala, medali dan uang pembinaan. Panitia pelaksanan juga menetapkan pelatih terbaik kepada Suwandy (Sutomo1) dan pemain terbaik/MVP diraih Wilson (Methodist 2).

SMA Sutomo 1 membukukan kemenangan kedua setelah berhasil menang atas SMA Methodist Binjai dengan angka 51-38 pada lanjutan Turnamen Piala Anam Koto di GOR Samudera Jalan Masjid/Pancing Medan Estate, Rabu (2/4) sore. 

SMA Sutomo 1 itu selanjutnya menantang Methodist 2 di laga terakhir pada Kamis (3/4) sore ini untuk merebut gelar juara.

Sebelumnya tim yang diperkuat pemain Giovanni, Frederick Wijaya, Albert Wijaya, Andrew HW, David, Davin, Fernando, Tommy, Idden dan Jackey itu unggul atas SMA Sutomo 2 dengan skor 58-31 di laga perdana.

Pada lainnya kemarin, SMA Methodist 2 membukukan kemenangan perdana atas Sutomo 2 dengan skor 65-35. 

Sebelumnya, SMA Methodist 2 diperkuat pemain Harvian, Hendra, Cakra, Evinthea, Johan, Wilson, Jeswan, Riandy, Colin dan Zander itu mengakui keunggulan Methodist Binjai dengan angka 45-60.

Turnamen basket antar pelajar yang dikhususkan untuk siswa kelas XII itu diikuti empat tim dengan sitem jumpa. Tim yang mencatat tiga kali menang akan tampil sebagai juara.

Tim putra Sutomo 1 tampil sebagai juara pada laga eksebisi Developmental Basket League (DBL) yang berlangsung 8-15 Maret lalu di GOR Samudera Jalan Masjid/Pancing Medan Estate.

Sutomo 1 tampil sebagai juara setelah di final menundukkanMethodist Binjai dengan skor 62-50.

Sebelumnya di laga penyisihan, Sutomo 1 membukukan kemenangan atas Wahidin dengan skor 54-24 dan unggul atas Methodist 2 dengan skor 52-16.

Tim Sutomo 1 yang dibesut manajer tim Drs Johan Arifin, pelatih Suheilman Salim dan asisten pelatih Suwandy.

Sedangkan skuad Sutomo 1 diperkuat pemain yakni Felix Montana, Eric Damaris, Erick Wirawan, Vincet, Felix Kosim, Febrian, Juan Maulana (kapten), Roby, Nicolas Fernando dan Blywee.

Manajer tim Sutomo 1 Drs Johan Arifin mengatakan, pihakya gembira dengan hasil yang dicapai anak didiknya pada laga eksebisi itu. “Walaupun evet ini sifatnya hanya eksebisi, namun hasil ini setidaknya mampu memotivasi gairah para atlet basket untuk terus mengasah kemampuan menghadapi ajang DBL pada tahun depan,” ujarnya.

Johan Arifin juga menyatakan suka cita. Selain merebut gelar juara SMP putra, tim besutannya yakni SMA putra berhasil mempertahankan gelar juara selama tiga kali berturut-turut.

Pada laga final itu, SMA Sutomo I berhasil mengalahkan SMA Wahidin dengan skor 56-27.

Tim putra SMA Sutomo 1 Medan tim putri SMA Wahidin Sudirohusodo mencetak hat-trick (juara tiga kalinya berturut-turut) pada Honda Developmental Basketball League (DBL) North Sumatera 2014 yang berakhir Sabtu (15/3) malam di GOR Samudera Sport Jalan Masjid/Pancing Medan Estate.

Tim putra Sutomo 1 Medan yang dibesut manajer tim Drs Johan Arifin dan asisten Handy, pelatih Suheilman Salim dan Suwandy Winarto serta Ofisial Albert Wijaya itu meraih gelar ketiga usai menundukkan Wahidin 56-27 di final.

Pada laga final putra yang dipimpin wasit Chandra, Fery dan Umar itu, Wahidin mengawalinya dengan free throw Kevin Caniago yang hari itu dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) atau pemain terbaik putra. Tapi berikutnya Sutomo 1 berhasil bangkit mengandalkan Teemo, Irwanto, Edrick, Jason dan Anthony mampu unggul di kuarter pertama 14-6.

Kuarter kedua menjadi awal mimpi buruk Wahidin. Rotasi pemain membuat Wahidin melemah. Sebaliknya Sutomo 1 yang menyimpan pemain lincahnya Joey mulai meninggalkan Wahidin. Beberapa kali ia melakukan steal yang berujung skor saat fast break. Sutomo 1 yang juga menurunkan pemain lainnya seperti Gilang, Kevin Chang, Javier, Stanley Yong, Gerry dan Marco menambah 16 angka berbanding hanya tiga angka tambahan Wahidin saat kuarter kedua berakhir 30-9.

Wahidin mencoba bangkit lewat forwardnya Suhendra. Beberapa aksi lay-up maupun Shoot akuratnya memperkecil margin menjadi 20-38. Tapi aksi Anthony dkk tak bisa membuat Wahidin mendekat. Joey total menyumbang 14 angka dan Anthony 12 angka. Bahkan Teemo mencatat double double dengan 10 poin 12 rebound. Wahidin menyerah 27-56.

Putri

Sedangkan tim putri Dr Wahidin yang dibesut manajer tim Pelangi Widjaja dan pelatih Herijanto/Tek Peng juga mencatat prestise tampil sebagai juara ketiga kalinya usai menundukkan SMKN 7 dengan 44-24 di final.

Sukses Wahidin semakin lengkap karena kaptennya Titania Valencia dan centernya,Vlorencia terpilih first team dan berkesempatan menimba ilmu di Surabaya. Tita bahkan meraih MVP putri.

Sementara General Manager CV Indako Trading, Leo Wijaya menuturkan, atmosfer babak final Honda DBL tahun ini lebih gemerlap dibanding 2013 lalu. "Saya rasa tahun ini lebih ramai dari tahun sebelumnya. Antusiasme penonton juga jauh lebih besar. Apalagi pertandingan finalnya begitu sangat luar biasa," kata Leo.

Dia berharap, melalui ajang Honda DBL ini akan lahir atlet-atlet basket terbaik yang dapat mewakili Sumatera Utara khususnya Medan dalam kancah nasional maupun internasional.