SELAMAT DATANG DI SMA SUTOMO 1 | : UJIAN SEMESTER GANJIL DIMULAI PADA TANGGAL 12 S.D. 20 DESEMBER 2019
BERITA PRESTASI
SMA Sutomo 1 Juara Umum OSK
02 Mar 2019

SMA Sutomo 1 Medan meraih juara umum pada Seleksi Olimpiade Sains Tingkat Kota Medan (OSK) 2019 yang digelar 27 Februari 2019. Sebanyak 28 siswa meraih medali, 11 di anta­ranya meraih medali emas dan ber­­hak mengikuti Olimpiade Sains Tingkat Provinsi (OSP) yang renca­nanya digelar April 2019.

Demikian disampaikan Kepala SMA Sutomo 1 Medan, Ir. Khoe Tjok Tjin. Dijelaskan, dengan raihan 28 me­dali maka SMA Sutomo 1 Medan meraih juara umum pada OSK Medan 2019. Saat ini dilakukan persiapan yang lebih intens agar  11 siswa yang meraih medali emas bisa berprestasi dan mendapat medali emas pada OSP dan bisa melangka ke Olimpiade Sains Nasional (OSN).

Dikatakan, dari hasil  yang dipe­roleh memang antara siswa peraih me­dali emas dan perak, atau perunggu tidak terpaut jauh nilainya. Sangat tipis, maka bisa saja, yang dapat perak bisa mendapat emas.

“Saya ambil contoh OSN beberapa tahun lalu, hasil di OSN dapat pe­runggu, ternyata bisa mewakili Indo­nesia ke internasional dan dapat emas. Dari satu even kali ini kita tidak dapat memastikan karena orang pintar antara satu dengan lain biasanya nilai hanya beda sedikit. Kepada siswa yang me­raih emas, jangan terlalu senang, harus terus belajar. Saya mengusulkan agar peraih medali perak dan perunggu juga diikutkan seleksi pada OSP,” katanya.

Saat ditanya lawan yang paling berat untuk OSP, Khoe Tjok Tjin me­ngaku sulit mengungkapkan, karena terkadang ada saja muncul satu mutiara walaupun sekolah tidak terkenal. “Semua lawan kita berat. Jadi kita ja­ngan remehkan, terkadang ada sekolah yang tidak muncul, tetapi tiba-tiba muncul bahkan di OSN dia meraih absolute winner,” ucapnya.

“Maka saya berpesan, sudah dapat emas, dan juara umum maka harus te­rus menyiapkan diri dengan baik, karena ujian seleksi provinsi merupa­kan tiket ke nasional dan akhirnya bisa ke internasional,” tambahnya lagi.

Dia berharap siswa SMA Sutomo 1 Medan harus memperjuangkan nama provinsi berkibar di pentas nasional. Nantinya akan timbul pertanyaan dari sekolah mana. “Kita berharap pering­kat Sumut di nasional tahun 2019 ini naik, maka satu usulan agar peraih medali perak dan perunggu pada OSK diikutkan pada OSP. Tujuannya untuk nama provinsi tersebut. Kalau untuk nama sekolah sudah cukup. Kita me­mikirkan bagaimana nama provinsi ber­jaya, saya ingatkan adik-adik  bela­jar giat, supaya tiket ke nasional,” ucapnya.

Siswa SMA Sutomo 1 Medan, Jo­nathan Wilianto peraih medali emas pada OSK bidang fisika sangat  ber­harap diri dan seluruh teman-tematnya bisa masuk nasional dan bisa mendapat medali. Kondisi ini tentunya bisa meperbaiki prestasi SMA Sutomo 1 Medan, karena secara grafik kurang perlu ditingkatkan. Maka kami akan belajar keras, terima ksih kepada guru-guru yang membimbing dan kita berusaha bisa menaikkan prestasi tersebut,” katanya.

Joselin Ng menambahkan, semua siswa pastinya ingin terbaik.

Adapun 28 siswa yang meraih prestasi untuk medali emas, Vanneshia Swiegl Lee dan Kevin (matematika), Elbert Surantio (biologi), Edbert G Gang­dinata (komputer), Andrean Liangga (astronomoi), Joselin Ng (geografi), Caroline Utomo (kebu­mian), Jonathan Willianto dan Wilsen Chandra Putra (fisika), Felix Utomo dan Raymond Agung (kimia).

Sedangkan peraih medali perak, Winnie Alicia (ekonomi), Tracy Charles, dan Andrew Nycholas Or­mand (matematika), Emilliano Jossie V.S (komputer), Marco Fernan­dio, Rio Satria Wibowo, dan Violiswen (astra­nomi), Ryan Azali dan Andre Louis Tantio (kebumian), Steven Edbert Winata (Fisika), Marcello Amadeus, dan Stanley Koesman (kimia). Medali perunggu diraih Dicky Nicholas (ekonomi), Ryan Justin (biologi), Anderson Justin Powa (astronomi) dan Kelly Monica (kimia).

Seleksi internasional

Khoe Tjok Tjin menambahkan, selain menjadi juara umum di OSK. Sejumlah siswa SMA Sutomo 1 Medan juga saat ini sedang mengikuti seleksi nasional menuju olimpiade tingkat internasional. Saat ini, sudah mema­suki tahap II dari 30 besar ke 15 besar. Siswa  yang ikut seleksi yakni Valentio Iverson ikut pembinaan International Mathematic Olympiad (IMO) 2019 yang diadakan di Uni­versity Hotel, Yogyakarta.

Fernando seleksi pem­binaan Inter­na­tional Geography Olim­piad (IGEO) 2019 yangt diadakan di Cherry Homes Hotel Bandung, Jawa Barat, Dasco Gabriel ikut seleksi pem­binaan International Olympiad In Informatic (IOI)  2019, di Gardena Ho­mestay Surabaya, Jawa Timur.

Tim­mothy Yonathan ikut seleksi pembinaan International Biology Olympiad (IBO) 2019, pelaksanaan seleksi di Wisma Balai Kartini Bandung, Jawa Barat dan Swanny Wi­jaya mengikuti seleksi World Schools Debating Championshiop (WSDC) di Jakarta yang akan berta­rung di Srilanka.